Hakikat Sertifikasi Guru Pengantar Pendidikan

Beragamnya masalah pendidikan di Indonesia jelas menjadi sorotan tajam baik dari pemerintah maupun dari pihak-pihak terkait. Sebagai negara dengan penduduk terbesar ke-4 di dunia menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pendidikan yang masih rendah. Sehingga banyak hal yang harus dilakukan baik pemerintah pusat maupun pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Jika diruntut dari awal dalam membangun dan memperoleh kualitas pendidikan yang tinggi di Indonesia  ,lembaga pendidikan haruslah melaksanakan prinsip – prinsip managerial pendidikan  yang baik ,yakni:
1. Menentukan tujuan dari proses pendidikan dengan terarah (objective saving).
2. Melakukan perencanaan yang sesuai
3. Peninjauan kembali kebijakan (Reviewing)
4. Monitoring internal dan laporan eksternal.
Sedangkan fungsi pokok manajemen pendidikan dibagi 4 macam:
1. Perencanaan
Perencanaan program pendidikan sedikitnya memiliki dua fungsi utama, yaitu :
a. Perencanaan merupakan upaya sistematis yang menggambarkan penyusunan rangkaian tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi atau lembaga dengan mempertimbangkan sumber-sumber yang tersedia atau sumber-sumber yang dapat disediakan.
b. Perencanaan merupakan kegiatan untuk mengerahkan atau menggunakan sumber-sumber yang terbatas secara efisien, dan efektif untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

2. Pelaksanaan
Pelaksana merupakan kegiatan untuk merealisasikan rencana menjadi tindakan nyata dalam rangka mencapai tujuan secara efektif dan efisien, dan akan memiliki nilai jika dilaksanakan dengan efektif dan efisien.
3. Pengawasan
Pengawasan dapat diartikan sebagai upaya untuk mengamati secara sistematis dan berkesinambungan; merekam; memberi penjelasan, petunjuk, pembinaan dan meluruskan berbagai hal yang kurang tepat; serta memperbaiki kesalahan, dan merupakan kunci keberhasilan dalam keseluruhan proses manajemen.
4. Pembinaan
Pembinaan merupakan rangkaian upaya pengendalian secara profesional semua unsur organisasi agar berfungsi sebagaimana mestinya sehingga rencana untuk mencapai tujuan dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
Dari kesemua fungsi ini merupakan kendali yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga – lembaga pendidikan terkait dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.Menurut peraturan pemerintah No. 19  Tahun 2005 yang merupakan penjabaran dari UU No. 20 Tahun 2003 terdapat 8 poin penting dalam peningkatan mutu pendidikan yang dilakukan oleh BSNP.

1) Standar Isi. Standar isi merupakan materi dari tingkat kompetensi yang harus dikuasai oleh setiap peserta didik didalam berjenis tingkat dan jenis pendidikan didalam standar isi termasuk kompetensi para tamatan,kompetensi mata pelajaran,kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar,kurikulum tingkat satuan pendidikan,kalender pendidikan/akademik dan silabus pembelajaran harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
2) Standar Proses.  Standar proses meliputi standar pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapau standar kompetensi lulusan.
3) Standar kompetensi lulusan. Standar ini merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang berkaitan dengan sikap,pengetahuan,dan ketarmpilan.
4) Standar pendidik dan  tenaga kependidikan. Standar ini merupakan standar nasional tentang criteria pendidikan pra jabatan dan kelayakan fisik maupun mental serta pendidikan dalam jabatan dari guru serta tenaga kependidikan lainnya.
5) Standar sarana dan prasarana. Standar ini merupakan standar mengenai criteria mimimal tentang ruang belajar,ruang perpustakaan,tempat olahraga,tempat ibadah,tempat bermain dan rekreasi, laboratorium dan sumber belajar lainnya yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran. Didalam standar ini juga termasuk penggunaan teknologi informasi.
6) Standar pengelolaan. Standar ini meliputu perencanaan pendidikan ,pelaksanaan dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan.pengawasan meliputi tingkat kabupaten/kota,provisnsi dan pada tingkat nasional. Tujuannya untuk menngkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pendidikan.
7) Standar pembiayaan. Standar ini merupakan standar nasional yang berkaitan dengan komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan selama satu tahun.
8) Standar penilaian pendidikan. Standar ini merupakan standar nasional penilaian pendidikan tentang mekanisme prosedur instrument  penilaian hasil belajar peserta didik.

Sertifikasi merupakan salah satu program yang menjadi rujukan dari BSNP dalam poin ke empat standar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Didalam poin tersebut dijelaskan bahwa standar nasional tentang kriteria pendidikan dan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental serta pendidikan dari jabatan guru serta tenaga kependidikan lainnya.

Didalam proses sertifikasi guru terdapat beberapa versi pendapat ahli yang pro dan kontra. Prof. Dr. Winarno Surakhmad, salah satu pakar pendidikan di Indonesia yang kontra dengan adanya Badan Standar Nasional Pendidikan. Beliau menggungkapkan bahwa standarisasi pendidikan di Indonesia dipenuhi dengan berbagai masalah yang timbul akibat kebijakan yang dibuat tidak tepat sasaran.

Pada hakikatnya sertifikasi memiliki tujuan yang baik dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui kesejahteraan tenaga pendidik. Sertifikasi sendiri sebenarnya adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru.
Sertifikasi ini diberikan kepada para guru untuk memenuhi standar professional guru.Sertifikasi bagi guru prajabatan dilakukan melalui pendidikan profesi di LPTK yang terakreditasi dan ditetapkan pemerintah diakhiri dengan uji kompetensi. Sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidkan Nasional Nomor 18 Tahun 2007, yakni dilakukan dalam bentuk portofolio.

Hakikat Sertifikasi Guru Pengantar Pendidikan | Admin | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You must be logged in to post a comment.